Lanjutan Program #BEKERJA 2019

Pembagian Pakan Ternak Bibit Ayam (KUB) yang Kedua

Lambur, 29 Desember 2019,- Program #Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) di 23 provinsi pada tahun 2019 ini. Hal ini dalam rangka meningkatkan produksi komoditas pertanian, menggerakan perekonomian rakyat melalui kegiatan pertanian, pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin.

Program ini dirasakan sangat cocok dan mengena bagi warga desa di Indonesia khususnya warga Desa Lambur Kecamatan Kandangserang kabupaten Pekalongan yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dan peternak.

Setelah mendapatkan bibit ayam, pakan, obat dan perlengkapan kandang, mereka juga mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp.500.000;/RTM untuk pembuatan kandang. Ditambah lagi bantuan pakan yang kedua sebanyak 2 kwintal per RTM.

Hingga saat ini itik atau DOC ayam yang mereka rawat masih dalam kondisi baik dan sehat bahkan sudah mulai terlihat besar. Warga terlihat sangat serius dan semangat dalam memelihara ayam KUB dari program Bekerja ini.

“Setidaknya dengan adanya program ini mampu memenuhi asupan protein hewani bagi warga Desa Lambur , pencegahan stanting atau gizi buruk dan semoga bisa meningkatkan perekonomian warga.” ungkap Kepala Desa Lambur yang wawancarai di di tengah kegiatan pembagian pakan tahap dua ini.

Sebenarnya jika program ini sungguh-sungguh dikelola dan berjalan dengan baik maka bisa menjadi sumber penghasilan warga. Asumsi, setelah ayam besar kemudian bertelur 1 butir per hari kali 25 ekor saja maka warga bisa punya tambahan penghasilan yang lumayan, apalagi kalau mereka bisa mengembangkannya.

Bibit ayam KUB

Di desa sudah ada BUMDES yang siap menampung telur-telur tersebut jadi warga tidak perlu bingung lagi dalam memasarkan atau menjual telur ayam mereka. Jika per RTM bisa menjual 25 butir perhari dengan harga Rp.1.500/butir saja maka setiap hari warga punya pengahasilan tambahan Rp. 37.500/hari.

Untuk itu warga penerima perlu terus dibina agar program ini bisa berhasil sesuai harapan dan tujuan Pemerintah.

Penyuntikan ayam program Bekerja

Pelatihan Administrasi Bumdes “BERKAH MULIA” Desa Lambur

Kepala Desa Lambur sedang memberikan motivasi pada para pengelola Bumdes

Lambur, 25 Desember 2019,

Apa itu BUMDes?

BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki desa melalui penyertaan modal langsung yang berasal dari kekayaan desa.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang ada di perdesaan.

Fungsi BUMDes untuk menjadi salah satu sumber kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial dan komersial.

Tujuan pendirian BUMDes untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat desa dengan melalui pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pengarahan dari Pembina Bumdes Kecamatan Kandangserang dan Kepala Desa

BUMDes “Berkah Mulia” Desa Lambur yang dibentuk pada 22 Juli 2018 dan di Akta Notariskan pada 2 Desember 2019 lalu. Saat ini sudah dimulai kegiatan usahanya antara lain Penyewaan Perlengkapan orang hajatan seperti perabot dapur, Kursi Plastik dan lain-lain.

Demi menunjang kinerja pengelola BUMDes “Berkah Mulia” maka sejak pagi tadi diadakanlah Pelatihan Administrasi yang dihadiri oleh Pembina Bumdes Kecamatan Kandangserang, Direksi Bumdes yakni Kepala Desa, Perangkat Desa, pengurus dan pengelola harian Bumdes “Berkah Mulia” Desa Lambur.

Hadir sebagai Narasumber atau yang melatih administrasi Bumdes adalah Bapak Teguh dan Bapak Muhlisin dari Pendamping Desa Kecamatan Kandangserang.

Harapan Pemerintah Desa Lambur semoga Bumdes “Berkah Mulia” ini bisa membawa maslahat untuk seluruh masyarakat Desa Lambur pada umumnya.

SERAH TERIMA JABATAN (SERTIJAB) PLT KE KADES BARU DESA LAMBUR

Sertijab Plt ke Kades baru Desa Lambur

Lambur, 22 Desember 2019, Serah terima jabatan (SERTIJAB) Plt Kepala Desa Lambur Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan pada hari Jum’at tanggal 20 Desember 2019 bertempat di Balai Desa Lambur. Serah terima jabatan ini berdasarkan telah di lantiknya Kepala Desa yang baru pada tanggal 18 Desember 2019 lalu oleh  Bupati Pekalongan yang sebelumnya Plt kepala desa dijabat oleh sekretaris desa.

Hadir dalam acara Serah Terima Jabatan Kepala Desa Lambur itu, Ketua BPD beserta Anggota, LPMD serta Perangkat Desa Lambur.

Dalam sambutannya pada acara Sertijab Kepala Desa yang baru, Plt Kades (Teguh Aji Satiyo, SP.d) mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah dilakukan selama beliau menjabat sebagai Plt.

Serah Terima Dokumen Asset Desa oleh Ketua BPD kepada Kades baru

Plt Kades Teguh Aji Satiyo, SP.d menyampaikan menyampaikan permohonan maaf apabila dalam melaksanakan tugas selama ini terdapat kekurangan dan belum dapat memuaskan semua pihak, dan mohon do’a semoga dengan adanya kepala desa yang baru akan dapat melaksanakan tugas-tugas dengan baik karena tantangan yang akan dihadapi juga tidak kalah beratnya.

Laporan Plt Kades selama menjabat

Dalam kesempatan itu Ketua BPD Desa Lambur, H. Yudiono Eko Nur Wahid, Ners menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plt kades  yang telah menjalankan tugas-tugasnya dengan baik serta meminta agar Kepala Desa yang baru dan para perangkat desa dapat lebih meningkatkan hasil kerja yang telah dicapai selama ini. “Tantangan kedepan yang akan dihadapi semakin berat karena kita dituntut untuk dapat membangun infrastruktur pembinaan dan pemberdayaan sehingga tercapai masyarakat yang sejahtera bagi semua warga Desa Lambur,”. Ucapnya.

Beliau melanjutkan : “Kata Serah Terima Jabatan mengandung makna yang dalam yakni menyerah terimakan beban dan tanggung jawab. Beban pekerjaan dan tanggungjawab terhadap masyarakat dan di hadapan Tuhan”.

Sementara itu, Bapak Cahyono Kepala Desa Lambur terpilih priode 2019-2025 Berterimakasih kepada Plt yang selama kurang lebih satu bulan ini menjabat, telah berpartisipasi untuk warga masyarakat Desa Lambur.

“Saya menghimbau dan mengajak kepada Perangkat Desa, Kelembagaan Desa dan Organisasi Desa serta seluruh lapisan masyarakat Desa Lambur untuk satukan visi, misi, pendapat dan satukan tujuan kita untuk membangun dan memajukan Desa dan masyarakat,” harapnya.

Selesai acara Sertijab, dilanjutkan ngobrol santai mengenai kegiatan – kegiatan yang selama ini telah selesai dilaksanakan oleh mantan pejabat Kepala Desa sebelumnya, yang sudah dikerjakan tapi belum selesai dan yang belum dikerjakan sampai purna tugasnya.

PELANTIKAN KEPALA DESA LAMBUR

Bupati Pekalongan menyerahkan SK kepada Kepala Desa Lambur

Lambur, 20 Desember 2019, Pada hari rabu tanggal 18 Desember kemarin acara Pelantikan Kepala Desa hasil dari Pilkades serentak tanggal 13 November 2019 yang lalu.

Bertempat di Pendopo Kabupaten Pekalongan para Kades terpilih dilantik oleh Bupati Pekalongan (Bapak Asif Kholbihi). Ada 206 Kades baru yang dilantik salah satunya adalah Bapak Cahyono yang terpilih pada Pilkades di Desa Lambur (13/11/2019) lalu.

Kades Lambur terpilih (nomor dua dari kanan) seusai dilantik (18/12/2019)

Bapak Cahyono yang pada Pilkades kemarin diusung oleh mayoritas pemuda Desa Lambur mulai saat ini resmi menjabat sebagai Kepala Desa Lambur yang sah dan diharapkan mampu membawa Desa Lambur menjadi lebih baik lagi, sesuai dengan visi misi beliau ; “Perubahan, Maju dan Transaparan”.

Harapan besar warga Desa Lambur kepada Kepala Desa Lambur yang baru dilantik semoga bisa membuat perubahan untuk Desa Lambur agar lebih baik dan lebih maju lagi.

Semoga Desa Lambur senantiasa diberkahi dan dirahmati Allah SWT, sehingga Desa Lambur menjadi desa yang aman, subur makmur loh jinawi kerta raharja, Aamiiin.

Foto bareng Kades terpilih setelah acara pelantikan (18/12/2019)

KERJA BAKTI WARGA MEMPERBAIKI JARINGAN PIPA PAMSIMAS

Warga Pengguna Air Pamsimas sedang Gotong Royong memperbaiki Pipa yang rusak.

Program PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) merupakan salah satu program nasional dalam penyediaan air minum dan sanitasi yang berbasis masyarakat dengan dukungan dana dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan kontribusi masyarakat.

Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas khususnya warga Desa Lambur yang dulunya warga mesti mengambil air dari mata air di sawah atau menimba air dari sumur sekarang mereka tidak perlu repot lagi, air otomatis mengalir ke rumah-rumah cukup dengan puter kran dan tidak perlu membayar mahal seperti air PDAM seperti di perkotaan, cukup dengan membayar untuk perawatan sebesar 2000 perbulan dan 200 permeter kubik sesuai pengunaan setiap bulan.

Sejak tahun 2009 warga Desa Lambur Kecamatan Kandangserang sudah bisa menikmati manfaat dari program ini dimulai dari Dukuh Lambur I RW.002 dan sekarang Pamsimas sudah bisa dinikmati oleh seluruh warga Desa Lambur dari Dukuh Lambur I, Lambur II, Lambur III dan Lambur IV.

Istirahat sejenak sambil mencari ide terbaik untuk hasil maksimal

Mengelola air bukanlah hal yang mudah tapi perlu pengelolaan yang baik, telaten dan sabar, untuk itu maka para pengurus dan pengelola tidak bisa berjalan sendirian tapi butuh kerjasama semua warga pengguna agar Pamsimas bisa tetap lancar. Saat ada kendala/hambatan semua warga bersama para pengelola dengan semangat bergotong royong untuk memperbaiki kerusakan dan jika ada suatu permasalahan terkait Pamsimas diadakanlah Musyawarah.

Terbukti setelah adanya Pamsimas pola hidup masyarakat Desa Lambur pun mulai berubah dan meningkat lebih tertib dan sehat. Tidak ada lagi pemandangan kumuh selang yang ruwet di pinggir jalan, tidak ada lagi warga yang “Ngangsu” (mengambil air dari sawah), menjadikan Desa makin bersih dan sehat.

Perbaikan untuk kelancaran air Pamsimas

Semoga Program Pamsimas di Desa Lambur tetap lancar tanpa hambatan dan makin maju sehingga bermanfaat oleh seluruh warga juga bisa diwariskan ke anak cucu, Aamiiin.

PROGRAM JAMBANISASI DESA LAMBUR 2019

Septic tank Individual Program Bantuan dari Dinas Perkim & Lh Kab. Pekalongan tahun 2019

Lambur, 14 Desember 2019, Pada tahun ini Pemerintah Desa Lambur menerima bantuan Program Jambanisasi dari Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan.

Sebanyak 75 unit Septic tank telah diserah terimakan kepada 75 rumah warga Desa Lambur yang belum memiliki Septic tank di rumahnya.

Warga sedang memasang Septic tank

Septic tank individual standart SNI yang terbuat dari fiberglass diperuntukkan bagi warga Desa Lambur yang belum memiliki septic tank di rumahnya.

Darmanto, selaku Ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) memaparkan; “Alat penampung kotoran air besar (Septic tank) ini tidak menyebabkan bau dan bocor karena sudah ada anti bakterinya. Septic tank ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk pencegahan warga yang buang air besar sembarangan sehingga itu dapat mengurangi berbagai sumber penyakit dan bau tak sedap”

Saat ini Septic tank sudah dibagikan dan dipasang di rumah-rumah warga yang mendapat bantuan dari program sanitasi ini.

Secara swadaya warga penerima dibantu oleh tim “KSM Lambur Sehat” memasang alat penampungan di area rumah mereka.

Program Jambanisasi ini sesuai dengan target kerja Pemerintah Desa Lambur yang menargetkan pada tahun 2020 Desa Lambur Bebas Buang Air Besar Sembarangan dan memastikan agar setiap rumah warga memiliki WC beserta Septic tank.

Pemerintah Desa Lambur optimis pada tahun 2020 Desa Lambur 100 persen bebas dari Buang Air Besar Sembarangan sehingga Desa Lambur menjadi desa yang bersih dan sehat juga sejahtera. Dan untuk tujuan itu diperlukan kerjasama semua pihak.

PENYALURAN BANTUAN PROGRAM #BEKERJA 2019 DARI KEMENTERIAN PERTANIAN UNTUK RTMP DESA LAMBUR KECAMATAN KANDANGSERANG KABUPATEN PEKALONGAN

Pembagian bantuan modal untuk pembuatan kandang atas program #Bekerja

Pemdes Desa Lambur (Jum’at 13 Desember 2019), Program #BEKERJA (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) 2019 di Desa Lambur Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan pada siang ini alhamdulillah berjalan lancar.

Program #Bekerja yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian dengan slogan #BEKERJA Sepenuh Hati adalah upaya pemerintah untuk penanggulangan kemiskinan dan diharapkan program ini mampu menjadi pengungkit pemberdayakan rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Pekalongan khususnya di Desa Lambur Kecamatan Kandangserang.

Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian memberikan bantuan bibit unggas (ayam lokal) hasil penelitian inovatif yang mempunyai produktivitas telur lebih tinggi, yaitu ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).

Ada 177 Rumah Tangga Miskin Pertanian (RTMP) yang mendapatkan bantuan program #Bekerja 2019. Masing-masing RTMP mendapatkan bantuan berupa 50 ekor ayam KUB, 250 kg pakan, obat-obatan, satu set perlengkapan dan biaya untuk pembuatan kandang sebesar Rp. 500.000,- per RTMP.

Pembagian pakan ayam KUB

Bapak Dr. Dodin Koswanudin selaku Penanggung jawab kegiatan #Bekerja di Kabupaten Pekalongan menyampaikan ; “Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat kepada RTMP di Desa Lambur, semoga bisa meningkatkan produktifitas dan menyediakan sumber protein hewani sehingga mampu mengentaskan kemiskinan karena itulah tujuan pemerintah dari program #Bekerja ini“.

Pengarahan sebelum acara pembagian bantuan biaya kandang
Warga tampak antusias mengikuti arahan dari Tim #Bekerja

Plt. Kepala Desa Lambur (Teguh Aji Satiyo) mengatakan; “saya berterima kasih sekali kepada Kementerian Pertanian yang sudah mengucurkan program bantuan untuk warga kami, ini program yang bagus dan insya Allah sangat bermanfaat bagi warga Desa Lambur khususnya RTM penerima bantuan”.

Zayin, selaku Pendamping Kegiatan ini mengatakan; “Hingga saat ini rata-rata bibit yang dipelihara warga penerima bantuan kondisinya masih sehat dan cukup bagus pertumbuhannya, jika ada beberapa yang mati itu wajar mungkin dikarenakan stres atau faktor alam. Sesuai catatan dari hasil survey langsung ke rumah-rumah RTM, bibit yang mati masih normal yakni antara satu atau dua per RTM dan bahkan banyak yang masih utuh sejumlah 50 ekor”.

Sugiri, salah satu dari penerima bantuan mengatakan; “Alhamdulillah, saya merasa beruntung sekali dapat bantuan ini dan saya akan pelihara ayam-ayam itu dengan baik”.

Semoga program #Bekerja ini mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Lambur khususnya bagi warga kurang mampu.